Ayat & Hadist Menawan “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mujadalah:11) “Barangsiapa yang Allah akan berikan kebaikan kepada seseorang, maka Allah memberi kefahaman dalam ilmu agama.”(HR. Bukhari Muslim) ”Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan membuka baginya satu jalan dari jalan-jalan Surga.” (Hadits hasan) Wejangan Muadz Muadz bin Jabal pernah mengatakan: “Pelajarilah ilmu (syariat) , karena mempelajari ilmu karena Allah adalah kebaikan dan menuntut ilmu adalah ibadah, pengkajiannya adalah tasbih, penyidikannya terhadap ilmu adalah jihad, pengajarannya adalah sedekah, dan pemberian kepada ahlinya adalah pendekatan diri kepada Allah. Ilmu adalah penghibur dikala kesepian, teman diwaktu sendirian, dan petunjuk dikala senang dan susah. Ia adalah pembantu dan teman yang baik, dan penerang jalan ke syurga (kebahagiaan abadi dunia dan akhirat kelak).” Siapa Muadz Bin Jabal ini? Ia seorang pemuda, yang masuk Islam ketika berumur 18 tahun kemudian Nabi Saw mengakatnya menjadi seorang penguasa sekaligus pengajar ke Negara Yaman ketika ia berusia 24 tahun. Hebat bukan??? Dan pastinya betul “wejangan” Muadz itu, ilmu itu adalah penghibur bagi para pencarinya, alias sumber bahagia dan ketentraman jiwa. Ibnu Hazm seorang pakar fikih dan usul fikih menyimpulkan: Ilmu pengetahuan Islam itu memiliki manfaat yang banyak bagi kehidupan manusia. Antara lain : Menghilangkan keresahanMenghindarkan bujukan SyetanMengikis suntuk, resah, gundah gulana Menghilangkan kesedihan Penghadir rezeki pula Coba rasakan..! Setelah selesai pengajian, belajar Qu’ran, ngaji hadist, mbuka fikih dll pastilah..seerrrrr ada kenikmatan dalam batin. Oh iyah jelas donk….kita mempelajari ilmu milik Allah, membuka buku yang berasal dari Allah, sekaligus mengkaji dan membahas ilmu milik Allah!! Sedangkan bahagia, tentram hati, plong nya hati berasal dari Allah juga!!! Jadi wajarkan para pencari dan pengkaji Ilmu Islam akan bahagia dan tentram!!! Apakah akan sukses juga?? Wah itu mah Insya Allah, kisah sukses story berikutnya. Apa Benar Mencari Ilmu (syariat) Itu Bakalan Banyak Rezeki? Coba perhatikan Hadist dibawah ini dari riwayat dari Anas bin Malik: Pada masa Rasulullah Saw, ada dua orang saudara, dan salah satunya pernah dating (belajar) kepada Rasulullah Saw. Sementara saudaranya sedang bekerja. Saudara nya ini yang bekerja sering mengeluh tentang saudaranya itu (yang suka dating belajar kepada Rasulullah Saw) kepada beliau. Rasulullah kemudian bersabda,” Mungkin saja rezeki yang kau peroleh itu karena dia.” Coba perhatikan redaksi hadist diatas, bahwa rezeki saudaranya pun yang kerja, di sebabkan karena saudaranya yang sedang belajar agama kepada Rasulullah Saw. Apa tidak mungkin rezeki akan mengalir deras ke orang yang menuntut Ilmu??? Semoga bermanfaat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar